TERJEBAK
01 Jul 2011 Leave a Comment
Ini termasuk kisah yang memilukan untuk gue. Semoga tidak terjadi ama orang-orang lain di luar sana.
Pada suatu hari di kantor…
Dorongan yang begitu mendesak di perut membuat gue ambil langkah seribu untuk segera pergi ke toilet. Kosong. Yess, ini namanya pucuk dicinta ulam pun tiba. Tangtingtung, tangtingtung gue memilih kubik toilet yang gue anggap paling nyaman dan kemungkinan paling jarang dipakai orang.
Saat prosesi adat itu berlangsung, terdengar seseorang masuk ke toilet. Duhh, semoga orang ini ga terganggu ama aroma surga gue. Tapi gue tidak mendengar orang itu membuka salah satu kubik. Wahh, kacau nih. Jangan-jangan… Tolong Tuhaaan, jangan lakukan ini padakuu. Tapi Tuhan memang tidak akan mendengar doa orang di toilet apalagi sedang buang hajat. Karena selanjutnya gue mendengar orang itu seperti membuka reslteting sebuah tas kecil yang gue tebak itu adalah tas kosmetik. Ketakutan yang berbuah kenyataan.
Gue tau banget siapa sosok yang sepertinya akan memulai dandan itu. Seseorang yang terkenal mempunyai durasi terlama dalam sejarah perdandanan di toilet. Mampus gue. Sempet gue berpikir, ah udah lah bodo amat. Selesaikan, dan keluar! Tapi kok gue gak tega ama diri gue yang lucu ini kalo sampai mendapatkan muka sewot orang itu karena terganggu ama “parfum” gue. Setelah perang batin, gue mengurungkan niat untuk keluar dari kubik. Nanti aja deh, nunggu orang itu selesai dandan. Selama apa sih, ga mungkin lama-lama banget kann.
5 menit. Hmm, gue memang bukan tipe cewe berdandan, tapi gue pikir 5 menit masih termasuk waktu yang wajar kali ya untuk dandan. Mainan game dikit.
10 menit. Belum selesai juga. Masih terdengar kretak kretik dengan entah alat make up apalagi itu. Tak lama terdengar orang lain memasuki toilet dan menyapa orang yang sedang asyik mahsyuk berdandan. yeaa, rite! Lengkap deh. Dandan sambil ditemenin ngobrol ama seorang temen…. di toilet. Selesai ngobrol, orang yang masuk toilet tadi pun mengucap “bye” dan keluar. Si dandan, tetap meneruskan pekerjaannya. Gue? Mainan hp lagi.
15 menit. Adduh, gue mulai ga betah nih. Gila deh, ga beres-beres nih orang. Tapi kalo gue baru keluar sekarang, menurut gue udah terlalu telat keputusannya. Yang ada dia akan menyangka gue side job sebagai tukang benerin jamban. Itu lebih ga enak lagi. Ya udah deh, tunggu sebentar lagi aja. Hp semakin ga menarik, jadi gue buka-buka jamban. Hahaha, nggak deengg.
30 menit. Aggghhh. Ini udah keterlaluaaaaaaaaaaaaan. Apa aja sih yang membuat make up itu segini lamanya? Dia mestinya ikut short course bagaimana cara make up dengan cepat tapi dengan hasil maksi. Gue menyesal tidak membawa novel Negeri 5 Menara yang lagi dengan susah payah sedang gue coba habiskan. Bukan, bukan menghabiskan dengan cara dimakan. Saya bukan pemakan kertas. Andai itu novel gue bawa, pastiii gue udah selesai ampe halaman terakhirr. Ugh.
Sroott! sroott! Nah, naah, ini pasti suara hairspray. Yessssssssssss. Gue gak pernah segirang ini mendengar suara semprotan hairspray. Mau tau kenapa gue girang? Karena kalo orang ini udah mulai menyemprotkan alat itu ke rambutnya, artinya itu udah sampai pada chapter akhir proses dandannya. Hhh.. gue pun menarik napas selega lapangan bola. Dan memang benar, tidak lama setelah finishing touch ala hairspray itu berhenti, orang tersebut pun keluar toilet.
Langsung kabur kah gue? Nggak. Gue udah keburu betah di kubik ini. Gue malah berpikir untuk minta orang IT me-set up komputer gue di sini. Huehehe.. Gue menunggu beberapa detik ampe kira-kira orang itu hilang ditelan bumi. Dan dengan secepat kilat, gue pun langsung ngacir balik ke meja gue. Hadoh.
Ya begitu lah, cerita pilu itu terjadi begitu saja. Tapi karena gue tidak suka hanya menceritakan kepiluan, gue akan memberi beberapa tips supaya tulisan ini terlihat sedikit berbobot.
1. Kalo pepatah bilang lebih baik mencegah daripada mengobati, gue punya jargon: lebih baik pup daripada ga pup. ??? Sudah, abaikan. Maksudnya, pastikan pup sebanyak-banyaknya di rumah. Sehingga ga perlu dilakukan lagi di kantor.
2. Kalo pun desakan itu terlalu kuat (well mungkin karena terlalu banyak pulakk yang dimakan di kantor), pup seperlunya aja. Hahahaha. Lo yang paling tau lah bagaimana caranya itu.
3. Bawa topeng baja hitam atau power rangers atau spiderman. Jika kejadian seperti gue tak terhindarkan, topeng ini akan amat sangat berguna. Lo bisa keluar dengan aman tentram dari kubik lo tanpa ketahuan orang. Ini yang namanya lempar batu sembunyi tangan. Biarkan si super hero itu yang jadi kambing hitam.
4. Kalo ga pede ama poin 3 di atas, bawa buku, kerjaan dan file-file lainnya ke kubik. Ini membuat waktu lo menjadi tak terbuang percuma walau ada hujan badai sekalipun di luar sana.
5. Bobo. Ini bisa jadi waktu terbaik untuk bisa santai-santai bobo. Tapi pastikan aktifkan weaker hp ato bb. Elo ga mau kaan disangka jadi korban pembunuhan karena baru baru kebangun besok paginya lagi saat ditemukan ama cleaning service.
Selamat mencoba! Eh, loh… ??

Recent Comments